Apa sajakah contoh evolusi yang gagal?

Apa sajakah contoh evolusi yang gagal?

  • Post category:Umum
  • Post comments:0 Comments

Charles Darwin terkadang berpikir bahwa seleksi alam dapat mengatasi segalanya, menyebabkan hewan menjadi semakin sempurna. Dalam kata-katanya sendiri, “… di bawah kondisi kehidupan yang berubah, tidak ada kemustahilan logis dalam pencapaian tingkat kesempurnaan yang dapat dibayangkan melalui seleksi alam.” [ 1 ]

Tetapi ada situasi di mana evolusi tidak dapat menghasilkan tingkat kesempurnaan apa pun, di mana pilihan evolusioner masa lalu mengarah pada stagnasi, penurunan, atau kepunahan.

Kadal whiptail ini termasuk dalam spesies yang memilih untuk lebih menyukai keuntungan jangka pendek daripada kelangsungan hidup jangka panjang. [ 2 ] Spesies ini semuanya betina; mereka berkembang biak tanpa jantan melalui proses yang disebut partenogenesis.

Tidak ada yang membuat pilihan secara sadar. Hanya saja, di masa lalu, betina partenogenik menghasilkan lebih banyak keturunan dibandingkan kelompok campuran jantan dan betina. Akibatnya, tidak ada lagi pria dan tidak ada yang berhubungan seks. Itulah hal yang dapat dilakukan evolusi.

Bagan ini menunjukkan bahwa hewan yang melakukan reproduksi tanpa seks lebih cepat daripada hewan seksual. Jika setiap betina menghasilkan dua keturunan, menyingkirkan jantan menggandakan tingkat peningkatan populasi. [ 3 ]

Itu bekerja dengan baik sampai kondisi berubah dan hewan perlu beradaptasi dengan kondisi tersebut. Reproduksi seksual memungkinkan hewan bertukar gen untuk mendapatkan kombinasi baru yang dapat bertahan dengan baik di lingkungan baru. [ 4 ]

Jadi, suatu saat kadal aseksual akan kalah bersaing dengan kadal seksual. Ilmuwan menggunakan istilah jalan buntu evolusioner untuk menggambarkan hal semacam ini. [ 5 ] ]

Ada cara lain agar evolusi gagal. Spesialisasi berlebihan atau ketergantungan pada sumber daya yang tidak kuat dapat menyebabkan kegagalan. Buah Amerika ini disebut pepaya.

Itu besar dan bijinya sangat besar sehingga tidak ada hewan hidup di Amerika yang dapat menelannya utuh. Itu sangat buruk karena keseluruhan fungsi buah adalah untuk membuat hewan memakan bijinya dan kemudian menyimpannya jauh dari tanaman aslinya. Ternyata hewan ini hampir pasti memakan buah pepaya dan menebarkan bijinya. [ 8 ] ]

Begitu mastodon dan hewan besar lainnya menghilang, pohon pepaya terancam punah. Untunglah ada beberapa pohon yang dipelihara warga, meski kami tidak bisa memakan bijinya.

Mastodon sendiri adalah contoh lain dari kegagalan evolusi. Hewan besar membutuhkan banyak lahan untuk mendukungnya. Akibatnya, jumlah hewan besar di suatu wilayah tidak pernah sebanyak yang kecil. Populasi kecil bisa punah lebih mudah daripada populasi besar. Menjadi besar adalah strategi evolusioner lain yang berhasil dalam jangka pendek tetapi dapat menyebabkan masalah dalam jangka panjang.

Ceritanya tidak berakhir di situ. Kupu-kupu swallowtail zebra sangat bergantung pada pepaya. Jadi ketika pepaya menjadi tidak biasa, begitu pula burung layang-layang zebra. [ 10 ]

Moral dari cerita ini

Seleksi alam mengikuti kondisi saat ini. Itu tidak bisa mengantisipasi masa depan. Hal ini terkadang mengarahkan tumbuhan dan hewan untuk mengikuti jalur yang mengarah pada penurunan populasi atau bahkan kepunahan. Terkadang, evolusi gagal. Darwin terlalu optimis tentang apa yang bisa dilakukan evolusi.

Catatan kaki

Tinggalkan Balasan